Ternyata OVO Bukan Dompet Digital? Gini Sejarah Berdirinya OVO dan Perkembanganya Sampai Sekarang

OVO adalah sebuah layanan dompet digital yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran online dan offline, transfer uang, pembelian pulsa, dan masih banyak lagi. OVO merupakan salah satu layanan dompet digital yang populer di Indonesia dan didirikan oleh PT Visionet Internasional pada tahun 2017.

OVO juga memiliki program rewards dan cashback untuk pengguna setia yang menggunakan layanan mereka. OVO dapat diakses melalui aplikasi di smartphone atau melalui mesin EDC dan QR code di merchant-merchant yang bekerja sama dengan OVO.

Lalu kenapa judulnya OVO bukan Dompet Digital? Yuk simak sejarahnya berikut ini

Sejarah Perjalanan OVO

OVO atau On-Vacation-Only awalnya didirikan sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang travel dan tour pada tahun 2012 oleh Lippo Group. Namun, pada tahun 2017, OVO diubah menjadi sebuah layanan dompet digital yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran online dan offline, transfer uang, pembelian pulsa, dan masih banyak lagi.

Perubahan ini dilakukan karena Lippo Group melihat peluang besar di pasar fintech di Indonesia yang terus berkembang. OVO pun diluncurkan pada 24 Mei 2017 dengan menggandeng sejumlah mitra, seperti Grab, Tokopedia, dan Blibli.

Sejak diluncurkan, OVO terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada akhir 2017, OVO telah memiliki lebih dari 10 juta pengguna. Selain itu, OVO juga berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 100 juta dari investor-investor seperti SoftBank Ventures Korea, Grab, dan Lippo Group.

Pada tahun 2018, OVO semakin memperkuat posisinya di pasar fintech Indonesia dengan mengakuisisi PT Nusa Digital Mandiri (DANA), sebuah perusahaan fintech yang bergerak di bidang pembayaran digital. DANA kemudian diintegrasikan ke dalam layanan OVO, sehingga pengguna OVO dapat melakukan pembayaran di merchant-merchant yang bekerja sama dengan DANA.

OVO juga terus melakukan ekspansi bisnis dengan menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar, seperti Pertamina, Alfamart, dan Bukalapak. Pada tahun 2019, OVO bahkan menjadi sponsor utama Liga 1 Indonesia, liga sepak bola profesional di Indonesia.

Hingga saat ini, OVO terus mengalami pertumbuhan yang pesat dan menjadi salah satu layanan dompet digital yang paling populer di Indonesia. Dengan inovasi dan kemitraan yang terus ditingkatkan, OVO berharap dapat terus memenuhi kebutuhan penggunanya dan menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi keuangan di Indonesia.

Kerjasama OVO dan Grab

OVO dan Grab adalah dua perusahaan fintech terbesar di Indonesia. Keduanya telah bekerja sama untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi finansial bagi para pengguna mereka. Kerja sama antara OVO dan Grab dimulai pada tahun 2017, ketika OVO menjadi mitra resmi GrabPay.

Sebagai mitra resmi GrabPay, OVO memungkinkan pengguna Grab untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan saldo OVO di dalam aplikasi Grab. Selain itu, pengguna Grab juga dapat melakukan top-up saldo OVO melalui aplikasi Grab. Hal ini memudahkan pengguna Grab untuk melakukan transaksi finansial tanpa harus keluar dari aplikasi Grab.

Kerja sama antara OVO dan Grab semakin diperkuat dengan diluncurkannya program OVO Points pada tahun 2018. Program ini memungkinkan pengguna OVO dan Grab untuk mengumpulkan poin setiap kali mereka melakukan transaksi menggunakan OVO atau Grab. Poin ini dapat ditukarkan dengan berbagai macam reward, seperti diskon belanja, tiket nonton, dan masih banyak lagi.

Selain itu, OVO dan Grab juga memperkuat kerja sama mereka dengan meluncurkan fitur GrabFood di dalam aplikasi OVO pada tahun 2019. Fitur ini memungkinkan pengguna OVO untuk memesan makanan dari restoran-restoran yang bekerja sama dengan GrabFood dan melakukan pembayaran melalui OVO.

Kerja sama antara OVO dan Grab terus berkembang dengan diluncurkannya berbagai program dan fitur baru yang memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi finansial. Kedua perusahaan juga terus menjalin kemitraan dengan sejumlah merchant besar di Indonesia, seperti Alfamart, Bukalapak, dan Tokopedia, sehingga pengguna OVO dan Grab dapat melakukan transaksi finansial di merchant-merchant tersebut dengan mudah dan cepat.

Dengan kerja sama yang terus ditingkatkan, OVO dan Grab berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna mereka dan memudahkan masyarakat Indonesia dalam melakukan transaksi finansial di era digital ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *